- PAK.SULTONI (pawang ACR NEWZ), alamat : desa.kedung rejo - kec. pakis
- PAK.BAGUS (bendahara ), alamat : polehan . sawojajar - kab. malang
- IGO, alamat : dusun ngamprong - desa kedungrejo - kec. pakis
- BURHAN, alamat : dusun ngamprong - desa.kedungrejo - kec. pakis
- PUTRO, alamat : desa. pajaran - kec.poncokusumo
- CK.MATURI, alamat : desa. ronggo - kec. tajinan
- EMEGK, alamat : desa.banjarejo (banjarsari) - kec. pakis
- TUKUL, alamat : dusun. keduyo (sawojajar 2)
- BEBEK, alamat : desa. sekarpuro - kec. pakis
- ENTE, alamat : dusun. ngamprong - desa. kedungrejo - kec. pakis
- KOREM, alamat : dusun. nagamprong - desa. kedungrejo - kec. pakis
- PAK.TOPAN, alamat : dusun. nagamprong - desa. kedungrejo - kec. pakis
- PAK.PURWOTO, alamat : desa. tajinan - kab. malang
- PAK.SUTRES (kendang ACR NEWZ), alamat : pakis - kab. malang
- PAK.SUHAR, alamat : desa. baran tempuran - kec. kedungkandang
- PAK.TOHA, alamat : desa. baran tempuran - kec. kedungkandang
- CAK.DOL, alamat : desa. baran tempuran - kec. kedungkandang
- CAK.OPEK, alamat : dusun. njeding - desa. kidal - kec. tumpang
- BUDI, alamat : dusun. njeding - desa. kidal - kec. tumpang
- CAK.JAYA, alamat : desa. bonangan - kec. pakis
- SALI, alamat : desa. ronggo - kec. tajinan
- ROSIDI, alamat : desa.banjarejo (banjarsari) - kec. pakis
- ADIT, alamat : polehan . sawojajar - kab. malang
- NARYO, alamat : desa. kidal - kec. tumpang
- BAOT, alamat : desa. cemoro kandang - kec. kedungkandang
- REGAL, desa. gadang - kec. sukun
- BUARI, desa. kidal - kec. tumpang
- IPUL, alamat : desa. pajaran - kec.poncokusumo
- PAK.JARI, alamat : desa. ngglendangan - kec. tumpang
- PAK.NARNO, alamat : desa. kambingan - kec. tumpang
- CAK.ROJI (kendang ACR NEWZ), alamat : desa. pucangsongo - kec.pakis
- SAMIAJI (sinden ACR NEWZ), alamat : dusun. keduyo (sawojajar 2)
- CAK.ANDIK, alamat : desa. madyopuro - kec. kedungkandang
- CAK.NGATUWI, alamat : desa. mbangilan - kec. tumpang
Saturday, September 12, 2015
nama pemain ACR LION BOYS dan alamat rumah
pembuatan KUDA LUMPING
proses pembuatan kuda lumping dimulai dari mencari bambu pilihan , setelah itu bambu bambu tersebut dibuatkan iratan yakni lembaran bambu sebagai bahan anyaman. setelah itu iratan yg sudah dibuat dianyam sesuai kebutuhan ukuran dan pola kuda lumping. ukuran kuda lumping tergantung pemakaiannya,, untuk anak anak atau dewasa.
setelah bentuk anyaman kuda Lumping jadi, proses selanjutnya penggapitan,yakni menambah bilahan bilahan bambu sebagai penguat anyaman kuda lumping.
setelah proses ini baru dilakukan pewarnaan sesuai keinginan. dan ditambahkan asesoris lainya seperti rambut yg terbuat dari kulit kelapa, atau bisa disebut (sepet) dan lain lain.
sesudah itu di warnai dengan cat warna dasar putih, merah,dan hitam. lalu digambar sesuai keinginan peminat yg membuatnya.
selesai di cat dan digambari maka jadilah bentuk kuda lumping seperti itu .
KENONG
Kenong merupakan salah satu alat musik yang menyusun gamelan Jawa. Kenong termasuk dalam golongan pencon, yang termasuk di dalamnya juga gong, bonang dan kethuk.
Kenong merupakan unsur instrumen pencon gamelan yang paling gemuk, dibandingkan dengan kempul dan gong yang walaupun besar namun berbentuk pipih. Kenong ini disusun pada pangkon berupa kayu keras yang dialasi dengan tali, sehingga pada saat dipukul kenong tidak akan bergoyang ke samping namun dapat bergoyang ke atas bawah, sehingga menghasilkan suara. Bentuk kenong yang besar menghasilkan suara yang rendah namun nyaring dengan timber yang khas (dalam telinga masyarakat Jawa ditangkap berbunyi ning-nong, sehingga dinamakan kenong). Dalam gamelan suara kenong mengisi sela-sela antara kempul.
Thursday, September 10, 2015
Kendang

Kendang atau kendhang adalah instrumen dalam gamelan Jawa Tengah dan Jawa Barat yang salah satu fungsi utamanya mengatur irama. Instrument ini dibunyikan dengan tangan, tanpa alat bantu. Jenis kendang yang kecil disebut ketipung, yang menengah disebut kendang ciblon/kebar. Pasangan ketipung ada satu lagi bernama kendang gedhe biasa disebut kendang kalih. Kendang kalih dimainkan pada lagu atau gendhing yang berkarakter halus seperti ketawang, gendhing kethuk kalih, dan ladrang irama dadi. Bisa juga dimainkan cepat pada pembukaan lagu jenis lancaran ,ladrang irama tanggung. Untuk wayangan ada satu lagi kendhang yang khas yaitu kendhang kosek.
Kendang kebanyakan dimainkan oleh para pemain gamelan profesional, yang sudah lama menyelami budaya Jawa. Kendang kebanyakan di mainkan sesuai naluri pengendang, sehingga bila dimainkan oleh satu orang denga orang lain maka akan berbeda nuansanya.
Pembuatan gendang
Kendang yang baik terbuat dari kayu nangka, kelapa atau cempedak. Kulit kerbau sering digunakan untuk bam (permukaan bagian yang memancarkan ketukan bernada rendah) sedangkan kulit kambing digunakan untuk chang (permukaan luar yang memancarkan ketukan bernada tinggi). Pada tali kulit yang berbentuk "Y" atau tali rotan, yang dapat dikencangkan atau dikendurkan untuk mengubah nada dasar. Semakin kencang tarikan kulitnya, maka semakin tinggi pula suara yang dihasilkannya.
Gamelan AMPEL CONDRO REJO
Gamelan adalah ensembel musik yang biasanya menonjolkan metalofon, gambang, gendang, dan gong. Istilah gamelan merujuk pada instrumennya / alatnya, yang mana merupakan satu kesatuan utuh yang diwujudkan dan dibunyikan bersama. Kata Gamelan sendiri berasal dari bahasa Jawa gamel yang berarti memukul / menabuh, diikuti akhiran an yang menjadikannya kata benda. Orkes gamelan kebanyakan terdapat di pulau Jawa, Madura, Bali, dan Lombok di Indonesia dalam berbagai jenis ukuran dan bentuk ensembel. Di Bali dan Lombok saat ini, dan di Jawa lewat abad ke-18, istilah gong lebih dianggap sinonim dengan gamelan.
Kemunculan gamelan didahului dengan budaya Hindu-Budha yang mendominasi Indonesia pada awal masa pencatatan sejarah, yang juga mewakili seni asli indonesia. Instrumennya dikembangkan hingga bentuknya sampai seperti sekarang ini pada zaman Kerajaan Majapahit. Dalam perbedaannya dengan musik India, satu-satunya dampak ke-India-an dalam musik gamelan adalah bagaimana cara menyanikannya. Dalam mitologi Jawa, gamelan dicipatakan oleh Sang Hyang Guru pada Era Saka, dewa yang menguasai seluruh tanah Jawa, dengan istana di gunung Mahendra di Medangkamulan (sekarang Gunung Lawu). Sang Hyang Guru pertama-tama menciptakan gong untuk memanggil para dewa. Untuk pesan yang lebih spesifik kemudian menciptakan dua gong, lalu akhirnya terbentuk set gamelan.
trimakasih.
Wednesday, September 9, 2015
Kuda Lumping
Kesenian Tari Kuda lumping adalah sebuah seni tari yang dimainkan dengan
menggunakan peralatan berupa kuda tiruan yang dibuat dari anyaman
bambu.Jika dilihat ritmis tarian kuda lumping ini sepertinya
merefleksikan semangat heroisme dan aspek kemiliteran jaman dulu ,yaitu
sebuah pasukan kavaleri berkuda.Ini bisa dilihat dari gerakan seni tari
kuda lumping yang dinamis,ritmis dan agresif,layaknya gerakan pasukan
berkuda ditengah medan peperangan.
Mengenai Sejarah asal muasal seni tari Kuda Lumping konon katanya sih adalah bentuk dukungan rakyat jelata terhadap pasukan berkuda Pangeran Diponegoro dalam menghadapi penjajah Belanda. Ada pula versi yang menyebutkan, bahwa tari Kuda Lumping adalah menggambarkan kisah perjuangan Raden Patah, yang dibantu oleh Sunan Kalijaga, melawan penjajah Belanda. Versi lain menyebutkan bahwa, tarian ini mengisahkan tentang latihan perang pasukan Mataram yang dipimpin Sultan Hamengku Buwono I, Raja Mataram, untuk menghadapi pasukan Belanda.
Kesenian tari kuda lumping ini lebih populer didaerah Jawa Timur khususnya Malang,Blitar,Tulungagung dan sekitarnya.Biasanya kuda lumping ini ditampilkan dalam event event tertentu misalnya menyambut Tamu Kehormatan,sebagai acara syukuran atas Doa yang dikabulkan Yang Maha Kuasa.
Seringkali yang dikenal masyarakat adalah bahwa kuda lumping ini selalu melibatkan makhluk halus dalam atraksi atraksi supranatural dan berbau magis.Misalnya makan kaca,makan bara api,berjalan diatas pecahan beling dan bara api,mengangkat benda berat,disayat pisau,dibacok dengan golok sampai menari dalam keadaan kesurupan.
Sepertinya ini adalah merefleksikan bentuk kekuatan supranatural yang berkembang dilingkungan kerajaan Jawa.Merupakan aspek non militer pada saat perlawanan terhadap penjajah Belanda
Mengenai Sejarah asal muasal seni tari Kuda Lumping konon katanya sih adalah bentuk dukungan rakyat jelata terhadap pasukan berkuda Pangeran Diponegoro dalam menghadapi penjajah Belanda. Ada pula versi yang menyebutkan, bahwa tari Kuda Lumping adalah menggambarkan kisah perjuangan Raden Patah, yang dibantu oleh Sunan Kalijaga, melawan penjajah Belanda. Versi lain menyebutkan bahwa, tarian ini mengisahkan tentang latihan perang pasukan Mataram yang dipimpin Sultan Hamengku Buwono I, Raja Mataram, untuk menghadapi pasukan Belanda.
Kesenian tari kuda lumping ini lebih populer didaerah Jawa Timur khususnya Malang,Blitar,Tulungagung dan sekitarnya.Biasanya kuda lumping ini ditampilkan dalam event event tertentu misalnya menyambut Tamu Kehormatan,sebagai acara syukuran atas Doa yang dikabulkan Yang Maha Kuasa.
Seringkali yang dikenal masyarakat adalah bahwa kuda lumping ini selalu melibatkan makhluk halus dalam atraksi atraksi supranatural dan berbau magis.Misalnya makan kaca,makan bara api,berjalan diatas pecahan beling dan bara api,mengangkat benda berat,disayat pisau,dibacok dengan golok sampai menari dalam keadaan kesurupan.
Sepertinya ini adalah merefleksikan bentuk kekuatan supranatural yang berkembang dilingkungan kerajaan Jawa.Merupakan aspek non militer pada saat perlawanan terhadap penjajah Belanda
Tuesday, September 8, 2015
Foto foto pemain ACR LION BOYS
pak,sultoni
pak,bagus
cak,Rosidi
Pak.sutress kendang
pak.jari
Mas.jaya
Putro
Adit
budi
Pak.suhar
Cak,amin
iwan
Burhan
Korem
Cak.doL
cak.buari
baot.
ipul
Naryo
andiik
purwoto
pak.bebek
cak.maturi
pak,narno
cak.roji kendang
regal
cak,opek
cak,ngatuwi
iGo
pak,Topan
itulah semua para punggawa punggawa ACR LION BOYS
Subscribe to:
Posts (Atom)


















































